Hari Ini :    10
    Kemarin :    83
    Bulan Ini :    1100
    Tahun ini :    1506
    Hits hari ini :    457
    Total hits :    31291
    Now Online :    1 User

 

Selamat datang di Website Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang  |  Berdasar hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013, jumlah rumahtangga usaha pertanian di Kabupaten Malang sebanyak 328.031 rumahtangga  |  Angka ini menunjukkan adanya penurunan jumlah rumahtangga usaha pertanian jika dibandingkan dengan hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2003 ( 386.890 rumahtangga )  |  Penurunan terbesar terjadi di Kecamatan Tumpang sebesar 30,33 %, sementara yang mengalami peningkatan terbesar terjadi di Kecamatan Kalipare yaitu sebesar 5,11 %

ANGKA TETAP ST2013

   Setelah menunggu selama tujuh bulan, angka tetap hasil Sensus Pertanian 2013 (ST2013) pun dirilis pada tanggal 2 Desember lalu bersamaan dengan jumpa pers rutin data strategis BPS. Banyak pihak yang menunggu data hasil ST2013 untuk dapat digunakan sebagai kebijakan di bidang pertanian. Rilis sepuluh tahunan ini menyedot perhatian media massa dan berbagai kementrian/lembaga terkait seperti Kementrian Pertanian, Kementrian Kehutanan, Kementrian Kelautan dan Perikanan, Bappenas dan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian. Kepala BPS, Suryamin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pencacahan lengkap ST2013, jumlah rumah tangga usaha pertanian di Indonesia sebanyak 26,14 juta rumah tangga. Jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak terdapat pada subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perkebunan yang masing-masing berjumlah 17,73 juta, 12,97 juta dan 12,77 juta. Sedangkan subsektor perikanan memiliki rumah tangga usaha pertanian paling sedikit yaitu 0,86 juta.
     Lebih lanjut Suryamin menjelaskan lebih rinci bahwa secara keseluruhan jumlah rumah tangga usaha pertanian pada tahun 2013 sebanyak 26,14 juta dan mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2003 yang saat itu berjumlah 31,23 juta. Sementara itu, jumlah petani gurem (rumah tangga usaha pertanian pengguna lahan yang menguasai lahan kurang dari 0,5 hektar) pada tahun 2013 sebesar 14,25 juta, lebih rendah dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2003 sebanyak 19,02 juta.
     Jumlah sapi dan kerbau yang merupakan data ‘primadona’ pun dirilis. Pada tanggal 1 Mei 2013, jumlah sapi dan kerbau sebanyak 14,24 juta ekor yang terdiri dari 12,69 juta ekor sapi potong, 445,22 ribu ekor sapi perah, dan 1,11 juta ekor kerbau dimana Provinsi Jawa Timur mendominasi kepemilikan jumlah sapi dan kerbau terbesar. Total populasi jumlah sapi dan kerbau hasil ST2013 tersebut lebih rendah dibanding hasil Pendataan Sapi Potong, Sapi Perah, dan Kerbau 2011 yaitu sebanyak 16,73 juta ekor.


Sumber : Varia Statistik, Januari 2014

 
Polling Online
Indikator Statistik Kabupaten Malang, 2012